Laporan 2
Jaringan Komputer DanSistem Operasi
Installasi
Dan Konfigurasi LAN
1102135/2011
TEKNIK ELEKTRONIKA-D3
A. Tujuan
Praktikum
1
Mampu menginstallasi jaringan LAN
dengan baik dan benar.
2
Memahami fungsi dan peranan protokol
pada jaringan komputer.
3
Mampu melakukan pengalamatan (IP
Address) pada komputer jaringan.
4
Dapat membangun dan mengkonfigurasi
jaringan peer to peer.
5
Dapat membangun dan mengkonfigurasi
jaringan LAN sederhana.
B. Alat
dan Bahan
1. Personal Computer
2. LAN
Card / NIC
3. Switch
/ Hub
4.
Kabel Cross – Over
5.
Kabel Straight / Trough
C.
Teori
Singkat
1. Instalasi
Perangkat Keras
LAN tersusun dari beberapa elemen dasar yang
meliputi komponen hardware dan software. Komponen software meliputi: Personal
Computer (PC),Network Interface Card (NIC) dan Kabel. Sedangkan komponen
softwaremeliputi : Sistem Operasi Jaringan, Network Adapter Driver, Protokol Jaringan.
a. Personal
Computer
Tipe personal
komputer yang digunakan di dalam jaringan akan sangat menentukan unjuk kerja
dari jaringan tersebut. Komputer dengan unjuk kerja tinggi akan mampu mengirim
dan mengakses data dalam jaringan dengan cepat. Di dalam jaringan tipe
Client-Server, komputer yang difungsikan sebagai server mutlak harus memiliki
unjuk kerja lebih tinggi dibandingkan komputer-komputer lain sebagai
workstation-nya, karena server akan bertugas menyediakan fasilitas dan
mengelola operasional jaringan tersebut.
2.
Network Interface Card (NIC) / LAN Card
Berdasarkan
tipe bus, ada beberapa tipe Network Interface Card (NIC) atau network card,
yaitu ISA dan PCI. Saat ini jenis network card yang banyak digunakan, yaitu
PCI. Kartu jaringan (NIC/LAN Card) adalah seperangkat papan circuit yang
ditancapkan pada motherboard sebuah PC yang berfungsi untuk menghubungkan
komputer dengan media jaringan.
3.
Pengkabelan
Jaringan komputer pada dasarnya adalah
jaringan kabel,menghubungkan satu sisi dengan sisi yang lain, namun bukan
berarti kurva tertutup, bisa jadi merupakan kurva terbuka dengan terminator
diujungnya.Seiring dengan perkembangan teknologi, penghubung antar komputer pun
mengalami perubahan serupa, mulai dari teknologi telegraf yang memanfaatkan
gelombang radio hingga teknologi serat optik dan laser menjadi tumpuan
perkembangan jaringan komputer.Hingga sekarang, teknologi jaringan komputer
bisa menggunakan teknologi “kelas” museum (seperti 10BASE2 menggunakan kabel
Coaxial) hingga menggunakan teknologi “langit” (seperti laser dan serat optik).
Akan dibahas sedikit bagaimana komputer terhubung satu sama lain, mulai dari
teknologi kabel Coaxial hingga teknologi laser. Pemilihan jenis kabel sangat
terkait erat dengan topologi jaringan yang digunakan. Sebagai contoh untuk
jenis topologi Ring umumnya menggunakan kabel Fiber Optik (walaupun ada juga
yang menggunakan twisted pair). Topologi Bus banyak menggunakan kabel Coaxial.
Kesulitan utama dari penggunaan kabel coaxial adalah sulit untuk mengukur
apakah kabel coaxial yang dipergunakan benar-benar matching atau tidak. Karena
kalau tidak sungguh-sungguh diukur secara benar akan merusak NIC (Network
Interface Card) yang dipergunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat, tidak
mencapai kemampuan maksimalnya. Topologi jaringan Star banyak menggunakan jenis
kabel UTP.
4.
Protokol Jaringan / IP Address
IP Address merupakan pengenal yang
digunakan umtuk memberi alamat pada tiap-tiap komputer dalam jaringan. Format
IP address adalah bilangan 32 bit yang tiap 8 bitnya dipisahkan oleh tanda
titik. Adapun format IP Address dapat berupa bentuk ‘biner’ (xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx
dengan x merupakan bilangan biner). Atau dengan bentuk empat bilangan desimal
yang masing-masing dipisahkan oleh titik bentuk ini dikenal dengan ‘dotted
decimal’ (xxx.xxx.xxx.xxx
adapun xxx merupakan nilai dari satu oktet/delapan bit). Sebelumnya dikenal
cara-cara pembagian IP Address, dimana IP address (yang berjumlah sekitar 4
milyar) dibagi kedalam lima kelas yakni:
Kelas A
Format :
0nnnnnnn.hhhhhhhh.hhhhhhhh.hhhhhhhh
Bit pertama : 0
Panjang NetID :
8 bit
Panjang HostID :
24 bit
Byte pertama : 0-127
Jumlah : 126 Kelas A (0 dan 127 dicadangkan)
Range IP : 1.xxx.xxx.xxx sampai 126.xxx.xxx.xxx
Jumlah IP : 16.777.214 IP Address pada setiap Kelas
A
Dekripsi : Diberikan untuk jaringan dengan
jumlah host yang besar
Kelas B
Format :
10nnnnnn.nnnnnnnn.hhhhhhhh.hhhhhhhh
Bit pertama : 10
Panjang NetID :
16 bit
Panjang HostID :
16 bit
Byte pertama : 128-191
Jumlah : 16.384 Kelas B
Range IP : 128.0.xxx.xxx sampai 191.155.xxx.xxx
Jumlah IP : 65.532 IP Address pada setiap Kelas B
Kelas C
Format :
110nnnnn.nnnnnnnn.nnnnnnnn.hhhhhhhh
Bit pertama : 110
Panjang NetID :
24 bit
Panjang HostID :
8 bit
Byte pertama : 192-223
Jumlah : 2.097.152 Kelas C
Range IP : 1.xxx.xxx.xxx sampai 223.255.255.xxx
Jumlah IP : 254 IP Address pada setiap Kelas C
Deskripsi : Digunakan untuk jaringan berukuran
kecil
D.
Hasil Praktikum
A.
Pengkabelan
Pada pertemuan
pertama kita sudah membuat kabel jaringan UTP dengan tipe straigh untuk
keperluan menghubungkan dua buah perangkat yang berbeda,dalam praktikum kali
ini adalah menghubungkan Laptop/PC dengan Switch/HUB.
B.
Penghubungan
Hubungkan konector Rj-45 ke PCLaptop da ujung satu lagi
ke Switch/HUB.
C.
Setting IP Address
a. Buka
Control Panel
b. Klik Network Connection
c. Klik
Kanan pada Local Area Conection
d. Pilih properties
e. Pada
tab General pilih Internet Protocol (TCP/IP)
f. klik tombol properties
g. Klik
pilihan use the following IP Adress
h. Isi IP Adress dengan aturan
PC 1 = 192.168.1.1
PC 2 = 192.168.1.2
PC 3 = 192.168.1.3
PC 4 = 192.168.1.4
Isi
Bagian Subnet Mask dengan subnet default =255.255.255.0
Isi Default Gatewai dengan
Gatewai =192.168.1.1 (boleh kosong)
Set Preffered DNS untuk
menterjemahkan halaman web = 8.8.8.8
Set Alternate DNS untuk menterjemahkan halaman web =
8.8.4.4
i. Klik OK
j. Untuk uji koneksi telah di posting pada postingan sebelumnya

Tidak ada komentar:
Posting Komentar